Semenjak semester pertama menduduki bangku perkuliahan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, masalah yang satu ini belum pernah ada jalan penyelesaian. MASALAH APAKAH ITU?
Saya rasa, masalah yang ingin saya ceritakan kali ini bukanlah masalah yang asing, terutama bagi teman-teman saya yang ada di unit 01. leting 2011, Jurusan Ilmu Aqidah Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Masalahnya terkesan sederhana tetapi telah mengalaukan pikiran saya dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, ataupun semester ke semester.
Dalam hati kecil saya selalu berharap bahwa pada suatu saat nanti akan ada penyelesain yang baik dari masalah tersebut. Akan tetapi,
SERING SEKALI TERBERSIK DIHATI, SAYA INGIN PERGI DAN MENGHINDAR JAUH. NAMUN AKU MASIH DI SINI. MUNGKIN TUHAN BELUM MENGHENDAKINYA.
SERING SEKALI TERBERSIK DIHATI, SAYA INGIN PERGI DAN MENGHINDAR JAUH. NAMUN AKU MASIH DI SINI. MUNGKIN TUHAN BELUM MENGHENDAKINYA.
Setiap ada keinginan untuk pergi, selalu saja ada yang menghalangi. Sehingga tidak pernah bisa pergi. Sampai saat ini, masih saja ku alami tindak tanduk mereka itu.
Saya tidak pernah berharap mereka dapat mengikuti seperti apa yang saya katakan, tetapi saya ingin mereka dapat memperoleh kesadaran atas apa yang saya katakan.
Perkataan ku belum tentu benar, sikap ku terkadang sangat tidak wajar, mimik wajah ku terkadang terkesan mencekam, seakan singa ingin menerkam. namun percayalah teman, saya menegurmu, mengkritik ucapan mu, memberi saran dan pendapat terhadap perbuatan mu, hanyalah untuk memperoleh KESEJATIAN ILMU dari Allah swt. BUKANLAH UNTUK MEMPERBUTKAN NILAI A DARI SETIAP DOSEN PEMBIMBING MATA KULIAH.
Teman, Mari kita belajar untuk terus mengkritisi segala bentuk pembahasan ilmu, agar kehadiran ilmu tersebut dapat kita fungsikan dengan baik di dalam menjalani kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar