Jumat, 19 Juni 2015

Karya


Apakah saudara sepakat dengan kalimat berikut:
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Pulang kampung bukanlah kebahagian yang berarti, 
karena yang di kampung adalah cinta sejati. 
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kemanapun kita pergi, 
Ayah dan ibu selalu menjadi motivator sanubari.
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
‪#16 Juni 2015.


"Hantam Segala Penghalang Masa Depan, Hentikan Segala Riwayat Keburukan Masa Lalu"
#16 Juni 2015.


"Insan sejati ialah mereka yang mampu bersabar disaat tidak seperti biasanya"
Salam Kepada Rekan-rekan KMP.

#15 Juni 2015.



Semenjak hari itu (23 Desember 2014) sampai hari ini (14 Juni 2015).
Skripsi tentang Revitalisasi Tradisi Wirid Yasin dalam Mewujudkan Kesadaran Spiritual (Studi di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan) yang saya tuliskan sebagai tugas akhir di Prodi Ilmu Aqidah Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh masih bab I. 

#14 Juni 2015.

Tidak ada komentar: