Jumat, 02 Oktober 2015

TERLALU MANIS

Terlalu manis jika selalu bersama mu, tapi terlalu pahit jika selalu bersama ku.
Terlalu manis jika menikmati mu, tapi terlalu sadis jika menikmati ku.
Luar biasa, aku dan dirimu sungguh berbeda.
Diriku sungguh hina, sedangkan diri mu sungguh menggoda.
Namun bila kita bersama maka nikmatnya akan semakin terasa.
Kapal Api, jelas lebih enak.... hahahaha


By: Nazari Mahda/30 September 2015.09.03 wib. ASRA BNA.

SAHABAT

Sahabat
Mata ku selalu terbuka lebar
Meskipun waktu terus berputar
Menunjukkan pukul 12 malam

Sahabat
Aku akan selalu merindukan dirimu, meskipun dirimu terus menjauh..
Aku patut menyadari bahwa semua hal punya batasan, namun batasan bukanlah akhir..
Aku dan dirimu akan berakhir, semua yang ada akan berakhir..
Namun aku akan selalu bersyukur kepada Sang Mahakuasa, karena Ia telah mempertemukan kita..
Meskipun hanya sebatas sahabat.

Sahabat
Rasa adalah karunia Tuhan
Aku dan dirimu ada karena Tuhan telah mengadakannya
Aku memiliki perasaan maka dirimu juga memilikinya
Aku memiliki rasa cinta dan rindu padamu, namun sayangnya aku belum tahu apakah dirimu memiliki perasaan yang sama terhadap ku.

Sahabat
Dirimu berawal dari seorang teman, sedangkan teman berawal dari perkenalan, di mana perkenalan berawal dari pertemuan.
Pertemuan antara diriku dan dirimu memiliki ruang dan waktu.
Meskipun kini ruang dan waktu hanya tinggal sejarah.
Namun perasaan ku padamu tidak akan musnah.

Sahabat
Meskipun dirimu tidak pernah merindukan diriku, namun diriku akan selalu mendoakan mu.
Selamat jalan sahabat,
Aku akan selalu berusaha meski tanpa dirimu.
Semoga engkau selalu bahagia.

:::::::::::::::::::::::::::::
Persembahan kepada para sahabat di MAN Sawang dan di Prodi Ilmu Aqidah leting 2011
Oleh Nazari Ibnu Mahmuddin Di Asrama HIMMAS Banda Aceh, 30 September 2015. 00:07 Wib.